Kalimat Berantai

Hari ini langit tampak mendung (marin)

Kulihat mentari yang murung, tak kuasa menahan tenung (andriy)

“tenung…ayo menenung…”kata wanita tua yang sedang menenun (widhi)

si tenung pun berkata “nggih mbokne” *sambil berjalan terhuyung-huyung* (dimas)

Tiba-tiba seseorang memasuki rumah yang sudah renyot itu dan melemparkan payung…. (widhi)

aku hanya termenung melihatnya (marin)

tanpa bisa berkata apa-apa (ratih)

tenung berpikir untuk menyihir wanita tua menjadi burung (ajoemoni)

si burung bersorak… “amboi.. enak nian jadi burung” (geh)

“enak lu jadi burung, gw cem kodok”, si kodok mengumpat-ngumpat sambil lompat-lompat (ajoemoni)

Advertisement

5 responses to this post.

  1. Posted by kuaratachieko on February 4, 2010 at 9:54 am

    kreatipppp…………. :D

    Reply

  2. Kabar forum aliya gmana ya?Haha

    Reply

  3. Posted by d(o-o)b on April 5, 2010 at 12:51 pm

    masih ada kok T_T

    Reply

  4. waduh, gak usah majang emot sedih gitu dunk
    aku jadi ikut syedih.. *halah*

    Reply

  5. Posted by d(o-o)b on April 5, 2010 at 2:00 pm

    kikikik, tak lanjut aja deh kalimat berantainya mengenang masa2 muda ;) )

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.