Aku suka berlama-lama di stasiun kereta api
hanya duduk-duduk di bangku tunggu
aku suka aromanya
aku suka auranya
aku suka lalu lalangnya
menjadi pengamat orang-orang
aku suka berharap
ada dia di sana..
Menyapaku dari belakang
memberiku kejutan
bahwa selama ini hanyalah permainan saja
Surabaya dan Bandung
12 jam
kereta menempuhnya
dalam suatu kengerian suara kereta
memekikan hatiku..
Hatimu juga kah?
07.09.09
20.20
Posted by dimaz arno on September 7, 2009 at 2:32 pm
sepakat, nunggu di stasiun itu nikmat apalagi menjelang malam.., atau pas nyampenya itu subuh.. selalu muncul perasaan yang sama meski badan agak lelah
#
kayanya stasiun KA punya cara sendiri ya biar penumpangnya selalu setia he-he
Posted by Allamanda Syifa on September 7, 2009 at 7:14 pm
Uw, butul2, aplgi kalo pas tengah malam ato shubuh. Melintasi stasiun jogja, solo, dusun2 di jabar.. Hwaaaa dg bunyi lonceng2 di stasiun..
Posted by adrianna on September 8, 2009 at 1:45 am
aku juga kalo kemana2 prefer naek kreta, hehe
soalnya kalo kreta kan di tengah kota… terminal ada di pinggir kota
hehehe
Posted by kuratachieko on September 8, 2009 at 8:47 am
suka ma puisiny
Posted by d(o-o)b on September 8, 2009 at 9:27 am
ah iya bunyi lonceng! suara bisik2 penumpang kalo udah mau turun dari kereta campur suara penjual juga jadi momen-kecil-tak-terungkapkan *lebay.com*
Posted by Allamanda Syifa on September 8, 2009 at 1:19 pm
Sampe tak rekam lho suara penjual2 itu. Abisnya ada gradasi logat penjual. Dari logat madiun, jogja, solo, jabar…
“pop mie pop mie panas panas” =p
Posted by geh on September 9, 2009 at 3:01 am
asal bukan kereta ekonomi,, =P
Posted by aJOemOni on September 26, 2009 at 2:16 am
naik kereta lama ya..tp gak bs mampir2
Posted by Allamanda Syifa on January 22, 2012 at 1:34 pm
hah? aku pernah bikin puisi kayak gini yah dulu? <_<